Catatan Kajian Ustadz Dzulqarnain – Kitab Tauhid – 4

Rangkuman Catatan dari Daurah Pertemuan Keempat (Pendahuluan 2)
Pembahasan Kitab Tauhid karya Syaikh Muhammad bin Abdul Wahab At Tamimi

Pemateri: Ustadz Dzulqarnain M Sanusi

Materi berupa audio bisa di download di sini : >>link download<<
Untuk melihat isi Kitab Tauhid dalam format pdf di sini : Kitab tauhid – Syaikh Muhammad At-Tamimi


bismillah1
– Pembahasan Bab Pendahuluan Kitabut Tauhid (ayat pertama
Adz Dzariyat, 56)

*Lanjutan pembahasan ayat pertama : Adz Dzariyat, 56

Allah berfirman dalam surah Adz-Dzariyat (56): “Tidak Aku ciptakan jin dan manusia melainkan hanya untuk beribadah kepada-Ku.”

– Penjelasan Ibadah –

>> Definisi ibadah (Al-Ubudiyyah) secara bahasa: berasal dari kata yang bermakna “yang hina”. Sehingga di dalamnya terkandung makna menghinakan diri atau merendahkan diri.

>> Perkataan Ulama mengenai definisi ibadah Baca lebih lanjut

Iklan

Bagaimana Malaikat Maut Mencabut Sejumlah Nyawa Sekaligus?

Blog Abu Umamah™

Assalamualaikum ustad saya mau tanya ada ustad yang mengatakan klw malaikat pencabut nyawa itu ada bnyak ada yang mencabut manusia,hewan dan juga tumbuhan. Kan ada makhluk mati bersamaan diseluruh dunia makanya malaikat itu bnyak bgtu katanya.mohon penjelasannya tad.sukron… [ Dari: Hendra Awan via Tanya Ustadz for Android ]

Jawaban:

Wa alaikumus salam wa rahmatullah. Bismillah was shalatu was salamu ‘ala rasulillah, amma ba’du,

Dalam al-Quran, Allah menjelaskan bahwa malaikat maut memiliki banyak rekan di kalangan malaikat ketika mematikan para hamba Allah.

وَهُوَ الْقَاهِرُ فَوْقَ عِبَادِهِ وَيُرْسِلُ عَلَيْكُمْ حَفَظَةً حَتَّى إِذَا جَاءَ أَحَدَكُمُ الْمَوْتُ تَوَفَّتْهُ رُسُلُنَا وَهُمْ لا يُفَرِّطُونَ

Dialah yang mempunyai kekuasaan tertinggi di atas semua hamba-Nya, dan diutus-Nya kepadamu malaikat-malaikat penjaga, sehingga apabila datang kematian kepada salah seorang di antara kamu, ia diwafatkan oleh malaikat-malaikat Kami, dan malaikat- Malaikat Kami itu tidak melalaikan kewajibannya. (QS. Al-An’am: 61)

Lihat pos aslinya 506 kata lagi

Solusi Bagi Wanita Yang Tidak Pernah Meng-qadha (Mengganti) Puasanya

Blog Abu Umamah™

Soal: Saudara perempuan saya dalam kurun waktu bertahun-tahun tidak pernah meng-qadha puasa yang ditinggalkannya karena sebab tamu bulanan (haid). Hal itu dikarenakan ia jahil (tidak tahu) terhadap hukum meng-qadha puasa. Lebih lagi banyak wanita dari kalangan orang awam berkata kepadanya bahwa ia tidak perlu meng-qadha. Bagaimana solusinya?

Jawaban Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah Bin Baaz –rahimahullah-,

Ia wajib istighfar kepada Allah dan bertaubat kepada-Nya. Dan ia wajib berpuasa sebanyak hari yang ia tinggalkan ditambah memberi makan satu orang miskin setiap harinya, sebagaimana difatwakan oleh oleh sebagaian sahabat Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam. Memberi makan sebanyak setengah sha, sekitar 1,5 kilogram. Kewajiban ini tidak gugur darinya hanya karena perkataan wanita-wanita awam terhadapnya bahwa tidak perlu meng-qadha. ‘Aisyah radhiallahu’anha berkata:

كنا نؤمر بقضاء الصوم ولا نؤمر بقضاء الصلاة

Kami diperintahkan untuk meng-qadha puasa dan tidak diperintahkan untuk meng-qadha shalat” (Muttafaqun ‘alaihi)

Lihat pos aslinya 380 kata lagi

Hadits Palsu Tentang Dialog Nabi -shallallahu ‘alaihi wa sallam- dengan Iblis yang terlaknat

Blog Abu Umamah™

Sangat disayangkan telah lama beredar dan  sangat banyak yang terus menyebarkan melalui berbagai media, sebuah hadits tentang dialog antara Rasul mulia dan Iblis terlaknat. Sebagian masyarakat menganggap bahwa isinya baik dan bermanfaat sehingga layak disebarkan padahal hadits ini adalah hadits palsu dan dusta atas nama Nabi dan berisi hal yang bahaya dan mencederai Rasulullah dan shahabat.

Teks asli dan terjemahan dari hadits tersebut akan kami nukilkan diakhir tulisan ini, insya Allah. Tapi Ingat !Jangan disebarkan kecuali untuk mengingatkan kepada masyarakat bahwa hadits ini palsu dan dusta!

Sebelumnya kami nukilkan keterangan beberapa ulama Islam yang diakui keilmuannya tentang peringatan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bagi siapapun yang meriwayatkan hadits agar berhati-hati, jangan sampai menyandarkan kepada beliau apa-apa yang tidak berasal dari beliau.

Dalam kitab haditsnya, Imam Muslim menyebutkan di awal kitab sesuatu yang memperingatkan tentang hadits dha’if, memilih judul: “Bab larangan menyampaikan hadits dari setiap apa yang didengar.

Lihat pos aslinya 5.640 kata lagi

Berapakah Jumlah Ayat Dalam Al-Qur’an ?

Blog Abu Umamah™

“Berapakah jumlah ayat dalam Al-Qur’an ?” Enam ribu enam ratus enam puluh enam (6.666) ayat!. Inilah yang seringkali saya atau mungkin pula Anda dengar tentang jumlah ayat Al-Qur’an. Pernahkah kita menghitungnya secara langsung dan membuktikan jumlah tersebut?

Berikut ini kami nukilkan jawaban dari situs KonsultasiSyariah.Com terkait pertanyaan semisal. Semoga ada faidah yang bisa kita ambil darinya. Selamat menyimak

Bismillah was shalatu was salamu ‘ala rasulillah, amma ba’du,

Ulama berbeda pendapat tentang jumlah ayat al-Quran. Ibnu Katsir menyebutkan beberapa pendapat, dan beliau tegaskan bahwa jumlah ayat al-Quran tidak kurang dari 6000 ayat. Sementara lebihnya, diperselisihkan.

Lihat pos aslinya 1.723 kata lagi

Do’a Berbuka Puasa Yang Shahih dan Yang Dha’if

Blog Abu Umamah™

Pertanyaan: Assalamualaiku, Ustadz

1. Dari Ibnu Abbas, ia berkata : “Nabi shallalllahu ‘alaihi wa sallam apabila berbuka (puasa) beliau mengucapkan: Allahumma Laka Shumna wa ala Rizqika Aftharna, Allahumma Taqabbal Minna Innaka Antas Samiul ‘Alim.” (artinya: Ya Allah, untuk-Mu aku berpuasa dan atas rezeki dari-Mu kami berbuka. Ya Allah! Terimalah amal-amal kami, sesungguhnya Engkau Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui). (Riwayat Daruqutni di kitab Sunan-nya, Ibnu Sunni di kitabnya ‘Amal Yaum wa- Lailah No. 473. Thabrani di kitabnya Mu’jamul Kabir).

Lihat pos aslinya 1.170 kata lagi

Khutbah Iblis yang Sangat Menyentuh Hati

Blog Abu Umamah™

Iblis berkhutbah…??, benar…ia berkhutbah…bahkan khutbah yang paling menyentuh hati…tidak ada khutbah yang menyentuh hati sebagaimana khutbah Iblis ini.

Al-Hasan Al-Bashri rahimahullah berkata :

إِذَا كَانَ يَوْمُ الْقِيَامَةِ ، قَامَ إِبْلِيْسُ خَطِيْبًا عَلَى مِنْبَرٍ مِنْ نَارٍ ، فَقَالَ: إِنَّ اللهَ وَعَدَكُمْ وَعْدَ الْحَقِّ وَوَعَدْتُكُمْ فَأَخْلَفْتُكُمْ

“Tatkala hari kiamat Iblis berdiri di atas sebuah mimbar dari api lalu berkhutbah seraya berkata, “Sesungguhnya Allah telah menjanjikan kepadamu janji yang benar, dan akupun telah menjanjikan kepadamu tetapi aku menyalahinya…” (Tafsiir At-Thobari 16/563)

Lihat pos aslinya 539 kata lagi